Kantong Ramah Lingkungan dari Sekam Padi dan Kulit Singkong

 Kantong Ramah Lingkungan dari Sekam Padi dan Kulit Singkong

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menciptakan pouch biodegradable atau kantong kemasan yng ramah lingkungan. (dok. UGM)

SURABAYA – BQ | Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menciptakan pouch biodegradable atau kantong kemasan yang ramah lingkungan. Berbahan dasar limbah padi dan kulit singkong.  Wadah ini  efektif untuk mengurangi sampah plastik.

“Casspa Pouch memiliki sifat bisa didaur ulang, tidak menyebabkan penumpukan sampah dan kerusakan lingkungan,” kata Ananda Mutiara Dewi dilansir dari laman UGM, Selasa (6/8/2024).

Mahasiswa Prodi Pengembngaana Produk Agroindustri 2022 itu membuat kantong ramah lingkungan tersebut bersama beberapa mahasiswa UGM lainnya. Mereka tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K). Di bawah bimbingan Dr Eng Annie Mufyda Rahmatika ST MT.

Selain Mutiara, ada Adinda Indriani Ayu Rizqi dan Rizqina Zukhrufi ‘Ilma, keduanya mahasiswa Prodi Pengembangan Produk Agroindustri, 2022. Kemudian, Oudy Nur Syafitri (Pengembangan Produk Agroindustri, 2023) dan Vanya Khairunnisa (Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 2023).

Baca juga: Permen Karet ala UGM Angkat Plak Gigi, dari Kulit Buah Naga

Bisa Dijadikan Pupuk setelah Tak Digunakan

Mutiara menyebutkan, limbah kulit singkong dan limbah padi memiliki unsur yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman dan meningkatkan kesuburan tanah. Sehingga kantong Casspa Pouch dapat dimanfaatkan sebagai pupuk atau media tanam setelah tidak lagi digunakan.

Selain ramah lingkungan, kantong dibuat dengan desain yang unik dengan adanya handle pada kemasan. Sehingga lebih fleksibel, nyaman, mudah digunakan, dan mudah dibawa oleh konsumen. Casspa Pouch juga bisa ditempeli sticker serta dekorasi pita.

 “Adanya bioplastik pada Casspa Pouch dapat memberikan perlindungan terhadap air dan minyak, serta dapat meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan,” jelas Mutiara.

Casspa Pouch juga dilengkapi dengan barcode yang berisi video panduan cara pemanfaatan pouch menjadi pupuk setelah tidak lagi digunakan. Penerapan produk kemasan eco-friendly akan meningkatkan profit dan reputasi bagi pelaku usaha. Karena dapat memberikan nilai tambah bagi sosial dan lingkungan

Kami ingin menawarkan keunggulan fungsional dan estetika yang unik pada kemasan pouch ramah lingkungan. Yang memadukan sifat thermoplastic dari pati kulit singkong dan kekuatan dari limbah padi. Harapannya, Casspa Pouch dapat menjadi pilihan ideal untuk solusi kemasan yang inovatif dan berkelanjutan.” jelas Dr Eng Annie Mufyda Rahmatika selaku dosen pembimbing. hkm

Baca juga: Riset Mahasiswa UGM, Biji Asam Antiracun Gigitan Ular

BinaQolam

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *