Aquilla Yovaan, Siswa SMA di Solo Menangi Olimpiade Matematika Internasional
Aquilla Yovaan, Siswa SMA di Solo Menangi Olimpiade Matematika Internasional
Surabaya-binaqolam.com | Aquilla Yovaan, Siswa SMA di Solo Menangi Olimpiade Matematika Internasional. Prestasi membanggakan didapatkan Aquilla Yovaan Ananta. siswa kelas VII di SMP Warga, Solo, tersebut berhasil mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Matematika Internasional.
Yovaan (sapaan akrabnya) memenangi medali emas pada ajang Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC), yang berlangsung di Singapura, sepekan lalu (20-23 Juli 2024).
Aquilla Yovaan, Siswa SMA di Solo Menangi Olimpiade Matematika Internasional, Di Antara 12 Negara
Dengan capaiannya dalam ajang tersebut Yovaan berhak mengikuti olimpiade lanjutan yang levelnya lebih bergengsi. Yaitu ajang International Junior Math Olympiad (IJMO), di Azerbaijan.
’’Yovaan berada di grade 7 (setingkat kelas VII SMP). Yovaan merebut emas bersama 20 peserta yang lainnya,’’ ungkap Executive Director Yayasan Pendidikan Surakarta Ananta Kristanto.
Yovaan termasuk dalam total 2.300 orang peserta SIMOC yang berasal dari 26 negara di dunia. Dalam kompetisi tersebut terbagi menjadi 12 grade atau tingkatan, dimulai grade 1 sampai 12.
Ananta menuturkan, Yovaan apabila diranking secara dunia dapat menduduki peringkat ke-14. Sementara, di Indonesia,, Yovaan menduduki peringkat yang kedua. Menurutnya, Yovaan sudah selayaknya tampil di IJMO. Inilah Aquilla Yovaan, Siswa SMA di Solo Menangi Olimpiade Matematika Internasional
’’Karena, di sana (IJMO) nanti dia akan bersaing dengan para jagoan-jagoan matematika di dunia dari negara lain yang memiliki prestasi mentereng dalam ajang SIMOC,’’ imbuh Ananta.
Baca juga: Annisa Bikin Iri, Prestasi Segudang, Raih Beasiswa S2 Harvard University
Apa Rahasia Suksesnya?
Pencapaian Yovaan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dari adanya kelas khusus di SMP Warga. Kelas khusus yang dimaksud itu adalah kelas khusus bagi siswa yang punya potensi tampil di Olimpiade.
Bukan hanya matematika, kelas khusus tersebut juga menyiapkan siswanya untuk turut bersaing dalam ajang Olimpiade IPA dan mata pelajaran olimpiade lainnya. Warga Math School, begitu nama kelas khusus Olimpiade Matematika disebut.
Kelas khusus Warga Math School tersebut digelar sekali dalam sepekan. Digelar setiap hari Rabu. ’’Menjelang kompetisi berlangsung, latihan kami intensifkan dengan materi-materi olimpiade,’’ tuturnya.
Baca juga: Indonesia Raih 1 Emas & 3 Perunggu Olimpiade Matematika Dunia 2024
Siapa Yang Berjasa Di Balik Itu?
Guru-guru yang menangani Warga Math School juga bukan guru yang sembarangan. Itu datang dari guru-guru yang terpilih dan melewati berbagai pelatihan ketat dari jajaran Warga School (Yayasan Pendidikan Warga Surakarta).
Ananta menuturkan, sejak Juli 2023 silam guru-guru tersebut sudah dibekali banyak hal untuk menyiapkan siswa-siswanya ketika akan bersaing dalam Olimpiade. ’’Selain guru-guru itu, pihak yayasan juga mendatangkan trainer untuk kami dari Semarang, Jepara, dan bahkan dari Singapura,’’ cetusnya.
Segala upaya tersebut dilakukan supaya prestasi sekolah tersebut di ajang Olimpiade ini tidak berhenti dari sukses Yovaan. Melainkan bisa ada Yovaan-Yovaan yang lain di masa depan. (YMP)
Baca juga: Kisah Polisi Rangkap Jadi Guru Agama Islam Sukarela Di Pelosok Kaltim

