Annisa Bikin Iri, Prestasi Segudang, Raih Beasiswa S2 Harvard University

 Annisa Bikin Iri, Prestasi Segudang, Raih Beasiswa S2 Harvard University

SURABAYA– BQ | Capaian Annisa Salsabilla Dwi Nugrahani ini benar-benar bikin iri. Betapa tidak, kuliahnya di S1 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) diwarnai segudang prestasi. Kini, dia berhasil meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan studi S2 di Harvard Medical School. Dia ambil program Masters of Medical Science in Clinical Investigation (Magister Ilmu Kedokteran dalam bidang Investigasi Klinis).

Mahasisiwi asal Malang ini memang haus untuk terus melakukan riset. “Metode dan tujuan riset yang saya inginkan tidak banyak di Indonesia. Sehingga saya ingin belajar di tempat yang memfasilitasi metode dan tujuan riset tersebut. Alhamdulillah saya lolos dalam sekali coba di Harvard University,” ungkap Annisa dikutip dari laman resmi Unair, Jumat (12/7/2024).

Annisa senang ketika menerima kabar bahwa ia diterima sebagai awardee atau penerima beasiswa LPDP. Dia bersyukur sekali mendapatkan amanah yang besar dari pemerintah di Indonesia.

“Insya Allah saya akan menggunakan amanah ini dengan bijaksana dan mengamalkan ilmu yang saya peroleh nanti untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Indonesia,” ujar Arema yang  sejak kecil Annisa sudah memiliki cita-cita untuk menuntut ilmu di luar negeri tersebut.

Annisa saat menyabet juara I kompetisi esai ilmiah kedokteran “Warmadewa Aesculapius Scientific Competition 2022. (foto: dok. pribadi/unair.co.id)

Segudang Prestasi Annissa

Perjalanan untuk lolos LPDP di salah satu universitas terbaik dunia tentu bukan hal yang mudah. Salah satu tantangan terbesar yang Annisa rasakan adalah manajemen waktu dan tenaga. Mengingat proses persiapan ia lakukan sambil menjalani kewajiban akademik sebagai koas.

Koas adalah program profesi yang harus dilakukan oleh mahasiswa jurusan kedokteran untuk mendapatkan gelar dokter. Dilaksanakan di rumah sakit dalam kurun waktu 1,5 tahun hingga 2 tahun. Jadi memang banyak mengambil waktu Annisa.

“Sebagai koas tentunya ada jam jaga, ujian, rotasi, yang banyak mengambil waktu saya. Bahkan, saya harus mengikuti ujian satu hari sebelum wawancara interview LPDP pada dini hari. Jadi, tentunya harus komitmen  untuk mendaftar S2 dan LPDP dengan baik, sekaligus menjaga tenaga saya,” tambah gadis berhijab ini.

Annisa mengungkapkan bahwa banyak pengalaman selama menempuh pendidikan di Unair yang membantunya mencapai prestasi. Tercatat, Annisa telah memenangkan sekitara 25-30 prestasi di bidang kedokteran. Empat kali menjadi Mahasiswa Berprestasi di berbagai tingkat dan mendapatkan gelar sebagai Wisudawan Berprestasi Universitas Airlangga.

“Salah satu pengalaman yang paling bermakna adalah ketika saya memperoleh Research Internship Scholarship (beasiswa magang penelitian) di Mahidol University, Thailand. Itu merupakan hadiah saat terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,” ungkap Annisa. hkm

BinaQolam

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *