Kevin, Peraih Emas IMO ke-65, Anggota Brilliant Class di SMA-nya

SURABAYA – BQ |  Kevin Adi Senjaya, siswa kelas XII SMAK Penabur Gading Serpong, menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di ajang International Mathematical Olympiad (IMO) ke-65 di Bath, Britania Raya. Berikut ini sosok Kevin dan sekilas profil sekolahnya?  

Keterangan foto: Kevin Adi Senjaya (dok. SMAK Penabur Gading Serpong)

Tim Indonesia berhasil membawa pulang 1 medali emas, 3 perunggu, dan 2 Honorable Mention (juara harapan) di IMO ke-65. Sebuah prestasi yang hebat, mengingat mereka harus bersaing dengan lebih dari 600 pelajar SMA dari 120 negara di dunia. IMO merupakan olimpiade sains tertua di dunia yang digelar setiap tahun sejak 1959.  

“Sebenarnya aku tidak menyangka dan kaget saat dinyatakan meraih medali emas, tapi tentunya aku sangat bersyukur kepada Tuhan,” ungkap Kevin yang di sekolahnya dikenal sebagai siswa yang taat dan rajin ibadah ke Gereja itu.

Tak lupa Kevin juga membagikan pengalamannya selama 10 hari mengikuti kompetisi bergengsi tersebut. “Aku bertemu dan berdiskusi dengan teman-teman dari berbagai negara yang memiliki kegemaran yang sama. Bahkan kita juga diberikan lecture (kuliah) sama dosen-dosen yang hadir di sana,” ceritanya.

Dalam rilis Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas), kemarin (26/7/2024), para peserta IMO ke-65 harus menyelesaikan 6 soal matematika dalam 2 hari. Tiga soal per hari harus diselesaikan dalam waktu 4,5 jam. Soal-soal itu mencakup 4 bidang utama, yaitu aljabar, kombinatorika, geometri, dan teori bilangan.

Kevin mengaku peserta dihadapkan dengan soal-soal yang sulit. Tekanan semakin terasa ketika para peserta dikumpulkan dalam satu ruangan untuk mengikuti kompetisi.

“Tentu kuncinya belajar dan percaya bahwa bekal dari sekolah dan training camp dari Puspresnas dapat membantuku mengerjakan soal-soal yang sulit dengan baik. Lalu, yang terpenting tentunya berdoa menyerahkan semuanya kepada Tuhan,” tutur Kevin.

Kevin Anggota Briliant Class, Apa Itu?

Kevin merupakan siswa kelas XII yang masuk program Briliiant Class di SMAK Penabur Gading Serpong. Dikutip dari laman sekolah itu, Sabtu (27/7/2024), Brilliant Class adalah sebuah kelas khusus yang disediakan untuk para peserta didik bertalenta khusus. Mereka difokuskan untuk mempersiapkan diri mengikuti berbagai olimpiade dan kompetisi akademis.

“Brilliant Class bagian dari SMAK Penabur Gading Serpong. Para peserta didik disaring dan diberikan pendidikan dengan 3 kurikulum. Kurikulum nasional secara esensial, Cambridge curriculum, dan kurikulum olimpiade,” jelas Thomas Kristo, Kepala Sekolah SMAK Penabur Gading Serpong.

Thomas mengungkapkan, saat ini jika ingin mempersiapkan diri masuk universitas top dunia dengan beasiswa penuh diperlukan Cambridge Curriculum dan poin mengikuti olimpiade sebagai kartu pas.

“Meskipun memiliki kurikulum berbeda dengan kelas reguler, peserta didik Brilliant Class tetap mengikuti ekstrakurikuler yang sama dan di SMAK Penabur Gading Serpong. Tersedia 36 ekstrakurikuler yang dapat dipilih, setiap peserta didik maksimal mengikuti dua,” ujar Thomas.

Tidak jarang anggota Brillint Class ada yang terlibat aktif dalam kegiatan yang sangat berguna dalam mengembangkan diri maupun kemampuan relasi sosial seperti Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan DofEIA.

DofEIA kependekan dari The Duke of Edinburgh’s International Award. Merupakan program penghargaan tingkat international kepada anak muda usia 14-24 tahun yang bisa memanfaatkan waktu luang untuk hal positif.  Kegiatan ini untuk menumbuhkan jiwa sosial dan kemandirian siswa, agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan, agar dapat bermanfaat bagi dirinya dan juga lingkungan sekitarnya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Muslih, mewakili Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyambut dan mengapresiasi para siswa salah satunya peraih medali emas, Kevin Adi Senjaya dari SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong (sumber: pusprenas)

Anak Rantau yang Jadi Lead Asrama

Kevin Senjaya sendiri dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan lebih senang belajar di kamar. Dia juga memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan selalu memiliki jadwal untuk belajar. Ia murid perantau asal Lampung yang tinggal di asrama Penabur Learning Center (PLC) Serpong.

“Sikap leadership yang tinggi membuat kami memilih Kevin untuk menjadi lead asrama bagi adik-adik kelasnya. Jika anak-anak lainnya kerap menghabiskan waktu luang bermain pingpong, Kevin lebih memilih berada di ruang belajar. Dia juga termasuk anak rantau yang jarang pulang, bagi dia waktu luang yang dihabiskan di rumah dapat digunakan untuk belajar,” cerita Thomas.

Meskipun rajin belajar, Kevin termasuk peserta didik yang memiliki jiwa spiritualitas tinggi. Ia tidak pernah lupa untuk pergi ke gereja saat hari Minggu dan hari-hari besar agama Kristen.

Pengalaman mengikuti berbagai olimpiade sebenarnya sudah dilakoni Kevin sejak kelas empat SD dan berlanjut sampai SMP. Berkat prestasi yang diraih dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) saat SMP, Kevin dapat beasiswa masuk SMAK Penabur Gading Serpong.

Ia diberikan beasiswa 100% Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan Sumbangan Sarana Prasarana (SPP) sejak masuk kelas 10 di SMAK Penabur Gading Serpong.

Pelatihan dan Training Camp

“Masuk di Brilliant Class, aku semakin intens belajar dan mempersiapkan diri mengikuti berbagai kompetisi. Saat mempersiapkan diri untuk IMO dari Penabur juga memberikan pelatihan dan satu bulan. Sebelum lomba juga diadakan training camp dari tim Puspresnas. Aku pun turut mempersiapkan secara mandiri lewat latihan soal-soal dan dibantu juga oleh alumni yang sudah berpengalaman mengikuti ajang ini sebelumnya,” ungkap Kevin.

Thomas turut berpesan kepada peserta didik SMAK Penabur Gading Serpong. “Prestasi itu memang penting untuk mendapatkan kesuksesan di masa depan, tetapi attitude tak kalah pentingnya. Oleh karena itu, bagi peserta didik yang sudah meraih medali, harus membagikan ilmu kepada adik-adik kelasnya. Bermuara dari diri sendiri dan bagikanlah kepada orang lain untuk kemuliaan Tuhan.” hkm

Baca juga: Indonesia Raih 1 Emas & 3 Perunggu Olimpiade Matematika Dunia

BinaQolam

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *