Dona Wisudawan Terbaik S3 Unair Ber-IPK 4,00, Ini Tipsnya

 Dona Wisudawan Terbaik S3 Unair Ber-IPK 4,00, Ini Tipsnya

Dona Budi Kharisma Wisudawan Terbaik S3 Fakultas Hukum (sumber: unair.ac.id)

SURABAYA – BQ | Dona Budi Kharisma menyabet penghargaan sebagai Wisudawan Terbaik Program S3 Fakultas Hukum (FH) UNAIR.  Mahasiswa yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta itu pun memberikan tips.

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah proposal penelitian. Proposal tersebut menjadi lebih baik jika mengembangkan penelitian yang telah kita lakukan sebelumnya. Lalu, jadikanlah tugas-tugas saat perkuliahan sebagai bahan dari disertasi.

“Artinya tugas-tugas kita adalah rangkaian isi atau pembahasan disertasi. Sehingga saat menyusun disertasi lebih cepat karena sudah kita persiapkan sebelumnya,” jelasnya dilansir dari laman Unair, Rabu (24/7/2024). 

Berulang Ganti Proposal Disertasi

Dona mengambil selesai doktoralnya di bidang  ilmu hukum perdata. idealisme menjadi tantangan tersendiri baginya dalam merampungkan disertasinya. Dia pun harus ganti proposal disertasi berulang demi harus menemukan teori baru.

“Prinsip saya harus menemukan teori baru dalam penelitian disertasi. Sehingga disertasi saya bisa bermanfaat untuk pengembangan ilmu. Saya pun harus berganti proposal disertasi berulang kali,” ujar Dona.

Baca juga: Novita Resign dari Guru demi Fokus S2, Lulus dengan IPK 4,00

Raih IPK Sempurna

Kendati harus melalui perjuangan yang berliku, Dona berhasil merampungkan studi S3 dengan baik. Tak tanggung-tanggung Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yaitu 4,00 berhasil ia dapatkan. 

Pasca merampungkan studi S3 di FH Unair, Dona akan kembali aktif mengajar sebagai dosen di UNS. “Ini saatnya bagi saya untuk mengajar dan mengaplikasikan ilmu yang saya peroleh selama kuliah di Unair,” tuturnya.

Dona mengungkapkan, sebagai akademisi ia memiliki mimpi untuk menjadi profesor dalam ilmu hukum di masa depan kelak. Pria asal Kendal, Jawa Tengah, itu berharap ilmu yang ia miliki bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

 “Saya tengah mempersiapkan untuk menjadi profesor yang benar-benar layak secara keilmuan, serta bisa memberikan manfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dona turut berpesan kepada mahasiswa untuk terus belajar. Jenjang akademik sarjana, magister, atau doktoral bukan menjadi titik akhir dalam menimba ilmu. “Semakin kita belajar maka semakin sedikit yang kita ketahui. Maka jangan berhenti menjadi seorang pelajar,” ujarnya. hkm

Baca juga: Sambil Jalani 2 Peran Penting, Dessy Lulus S3 dengan  IPK 4,00

BinaQolam

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *