Novita Resign dari Guru demi Fokus S2, Lulus dengan IPK 4,00
Novita Aprilia menjadi wisudawan terbaik UNESA dengan predikat sempurna (IPK 4,00). (foto: dok. pribadi)
SURABAYA-BQ | Benar-benar gigih perjuangan Novita Aprilia untuk mengejar impiannya menjadi dosen. Demi fokus kuliah S-2 Pendidikan Ekonomi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Novita memutuskan resign sebagai guru SMK. Pengorbanannya tak sia-sia. Dia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Unesa periode 110 dengan IPK 4,00.
“Saya sangat bersyukur dan bahagia atas pencapaian ini. Saya ingin membanggakan orang tua saya. Dan, membuktikan bahwa perempuan dari daerah kecil mampu meraih prestasi yang gemilang,” ujar perempuan asal Tuban, Jawa Timur ini, dikutip dari laman Unesa, Ahad (14/7/2024).
Perjalanan Novita menuju kesuksesan ini penuh dengan tantangan. Selama semester 1 dan 2, ia harus membagi waktu antara kuliah dan mengajar sebagai guru Akuntansi di SMK Adhikawacana di Sukolilo, Surabaya.
Pembagian waktu ini menjadi momen yang cukup menantang. Terutama ketika harus menjalani kuliah daring dan luring. Novita sering harus meminta bantuan rekan guru untuk menggantikan jadwal mengajarnya saat ada perkuliahan luring.
Memasuki semester tiga, Novita memutuskan untuk fokus sepenuhnya pada studi dan resign dari pekerjaannya sebagai guru. Keputusan ini diambil agar ia bisa mencurahkan segala perhatiannya pada tugas akhir atau tesisnya.
Resign dari Guru Fokus Tesis
Dalam tesisnya yang berjudul “Pengaruh Literasi Keuangan, Penggunaan Media Sosial, dan Hasil Belajar Mata Kuliah Kewirausahaan terhadap Perilaku Berwirausaha dengan Variabel Moderasi Self Efficacy,” Novita menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memberikan dampak besar bagi pelaku wirausaha, terutama dalam memahami literasi keuangan.
Selain fokus pada akademik, Novita juga mengasah keterampilan public speaking-nya melalui berbagai tugas presentasi. “Mau tidak mau, saya harus terus meng-up grade kemampuan penyampaian presentasi,” jelasnya.
Setelah menyandang gelar adi wisudawan, Novita berbagi rencana ke depan. Ia bercita-cita melanjutkan studi ke jenjang S-3 setelah bekerja selama setahun.
“Saya berencana untuk mendapatkan beasiswa S-3 dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri, seperti Universitas Negeri Malang (UM) atau tetap di UNESA,” ujarnya penuh semangat.
Novita juga mempertimbangkan melanjutkan studi S-3 di Malaysia, karena model kurikulum pendidikan di sana dianggap cukup baik dan tidak terlalu berbeda dengan Indonesia.
Cita-Cita Jadi Dosen Membara
Cita-cita Novita untuk menjadi dosen sudah terbentuk sejak SMA. Pengalamannya mengajar di kelas semakin memperkuat impian tersebut. “Waktu saya mengajar anak-anak di kelas, rasanya enak. Dari situ keinginan saya menjadi dosen semakin membara,” tutupnya.
Novita juga memberikan motivasi kepada adik-adik kelasnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Zaman sekarang, kalau sudah lulus S1, mungkin bisa dilanjutkan ke S2.
Karena masih banyak beasiswa seperti BPI LPDP. Dan UNESA juga mengadakan beasiswa tersendiri, yaitu Fresh Graduate. Karena di S1 itu juga susah kan sekarang mencari pekerjaan. Bisa dilanjutkan dengan S2 dan hanya 2 tahun saja,” ujarnya memberikan semangat kepada para adik-adik.
Kisah Novita Aprilia merupakan contoh nyata bahwa dengan tekad dan semangat yang kuat, mimpi besar dapat diraih. Prestasi gemilang yang diraihnya memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk tidak pernah menyerah dalam mengejar impian dan terus berjuang meraih prestasi yang gemilang. hkm

