Hong Kong Tebar Beasiswa bagi Mahasiswa Indonesia

 Hong Kong Tebar Beasiswa bagi Mahasiswa Indonesia

JAKARTA – Ingin kuliah di Hongkong dengan mendapatkan beasiswa, inilah saatnya mengambil langkah. Saat ini (2024), Hong Kong membuka lebar kesempatan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia. Apalagi kuota beasiswa yang disediakan sangat besar dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan.

Sebanyak 100 universitas terbaik di dunia, 5 di antaranya berada di Hongkong, menurut paparan QS World University Rankings. Karena itu, destinasi pendidikan di sana patut dilirik. Apalagi pemerintah Hong Kong sangat terbuka untuk menerima mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Namun, pemuda Indonesia ternyata belum banyak memanfaatkan kesempatan emas tersebut. Menurut Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong Yul Edison, jumlah mahasiswa Indonesia yang studi di Hongkong saat ini hanya 700 orang. Itu pun sebagian besar berasal dari jalur mandiri atau pendidikan dengan biaya sendiri.

“Hong Kong adalah mitra kerja sama Indonesia. Banyak peluang beasiswa di sini sebenarnya, tapi sayangnya belum banyak terekspose. Termasuk salah satunya di bidang pendidikan. Padahal Hong Kong sangat generous (dermawan),” tutur Yul Edison pada program Binus University di Hong Kong, dikutip Senin (1/6/2024).

Salah satu program beasiswa adalah program yang disediakan Belt and Road Initiative. Tahun lalu, ada sekitar 20 anak Indonesia yang mendapatkan beasiswa ini. Namun, untuk tahun ini jumlahnya nihil.

Sementara negara-negara lain bisa mengirim mahasiswa yang cukup banyak bahkan hingga ratusan jumlahnya. Yul berharap anak Indonesia bisa memanfatkan kesempatan ini dengan baik karena tahun ini, program beasiswa tersebut meninggikan kuota hingga 50% sehingga peluang untuk mendapatkannya bisa lebih besar.

Menurut Yul, tidak perlu ragu untuk menempuh pendidikan di Hong Kong karena banyak anak Indonesia lulusan sekolah Hong Kong yang sudah mampu membuktikan prestasinya di dunia kerja.

“Ada yang sudah bekerja di beberapa perusahaan bergengsi di Hong Kong, seperti Cathay Pacific, ada pula yang sukses menjadi YouTuber. Mudah-mudahan contoh-contoh ini bisa menginsiprasi teman –teman lain untuk mau mengambil beasiswa di sini,” kata Yul.

Untuk menjaring lebih banyak lagi mahasiswa Indonesia, Yul mengaku bahwa pihaknya tengah menggenjot kerjasama dengan berbagai instansi. Salah satunya adalah kerjasama dengan instansi pendidikan seperti Binus University. Pihaknya juga aktif untuk menjalin kolaborasi dengan media-media di Indonesia agar anak muda di Indonesia terpancing untuk menempuh pendidikan di negara berpenduduk 7,4 juta jiwa tersebut.(kim, oke)

Baca juga: Minat Menjadi Guru Pemuda Indonesia Makin Rendah

Foto: okezone.com

BinaQolam

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *